PEMODELAN MATEMATIKA DINAMIKA KO-INFEKSI HIV DAN MALARIA DI INDONESIA

HARDIESTYA FANNY, DIVA (2025) PEMODELAN MATEMATIKA DINAMIKA KO-INFEKSI HIV DAN MALARIA DI INDONESIA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.

[thumbnail of HALAMAN AWAL] Text (HALAMAN AWAL)
HALAMAN AWAL.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (323kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (635kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (514kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (275kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (348kB)

Abstract

Ko-infeksi HIV dan malaria merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, khususnya di wilayah endemik malaria seperti Papua. Kedua penyakit ini saling berinteraksi dan memperburuk kondisi kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai dinamika penyebarannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model matematika penyebaran ko infeksi HIV dan malaria di Indonesia dengan mempertimbangkan populasi manusia dan vektor nyamuk. Model yang digunakan merupakan pengembangan model SEIR dengan tambahan kompartemen untuk vektor nyamuk SEI, yang menggambarkan interaksi antara HIV dan malaria serta peran nyamuk sebagai
pembawa malaria. Analisis model dilakukan dengan menentukan titik-titik setimbang, dalam pemodelan matematika epidemiologi titik setimbang adalah kondisi di mana jumlah populasi dalam setiap kelompok tidak berubah seiring waktu, menandakan keadaan sistem yang stabil diaman dalam pemodelan ini di dapatkan tiga titik setimbang yaitu titik setimbang bebas penyakit (non endemik), titik setimbang endemik malaria, dan titik setimbang endemik ko-infeksi HIV dan malaria. Nilai bilangan reproduksi dasar (�0) dihitung menggunakan metode Next Generation Matrix (NGM) untuk menilai potensi penyebaran penyakit. Hasil
analisis kestabilan menunjukkan bahwa sistem berada dalam keadaan stabil ketika �0 < 1 dan penyakit akan menjadi endemik apabila �0 > 1. Simulasi numerik memperlihatkan bahwa laju transmisi malaria berpengaruh signifikan terhadap jumlah populasi yang mengalami ko-infeksi HIV dan malaria, sementara laju transmisi HIV tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ko-infeksi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: HIV, malaria, ko-infeksi, model matematika, bilangan reproduksi dasar
Subjects: Q Science > QA Mathematics
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas MIPA Militer > Prodi Sarjana Matematika
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 02 Oct 2026 02:08
Last Modified: 02 Oct 2026 02:08
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7172

Actions (login required)

View Item
View Item