ARIIQ LISTIAWAN, DAFFA (2025) HUBUNGAN STATUS GIZI (IMT) TERHADAP TINGKAT VO₂max PADA KADET MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN COHORT 4 FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS PERTAHANAN RI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (361kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (967kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (445kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (618kB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (297kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (460kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang : Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu indikator status gizi yang dapat mempengaruhi performa kerja dari seseorang, secara khusus adanya kelebihan berat badan akibat massa lemak yang tinggi dapat menyebabkan penurunan performa aerobik yang dapat berdampak pada performa kerja seseorang. VO₂max mencerminkan kapasitas maksimal tubuh dalam menggunakan, mendistribusikan, dan menggunakan oksigen saat beraktivitas dengan intensitas tinggi, dinyatakan dalam satuan mililiter (mL) dari ambilan
oksigen per kilogram (kg) berat badan per menit (min). Hubungan antara IMT dan VO₂max penting untuk dipahami terutama bagi kadet mahasiswa yang menjalani kehidupan militer dengan intensitas aktivitas yang tinggi.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan hubungan status gizi (IMT) terhadap tingkat VO₂max pada kadet mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Cohort 4 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan RI. Metode : Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Variabel IMT dihitung berdasarkan berat badan dan tinggi badan sedangkan VO₂max diukur menggunakan metode Cooper Test. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil : Dari hasil analisis data yang diperoleh dari 73 Kadet Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Cohort 4 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNHAN RI didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,144 dan nilai signifikansi sebesar P = 0,225.
Kesimpulan : Terdapat korelasi negatif sangat lemah (-0,144) antara IMT dan nilai signifikansi P > 0,05 yaitu sebesar P = 0,225, sehingga dapat dinyatakan bahwa IMT tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat VO₂max pada Kadet Mahasiswa
Program Studi Sarjana Kedokteran Cohort 4 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNHAN RI.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Indeks Massa Tubuh, Komposisi Tubuh, VO₂max, Kebugaran aerobik, Cooper test |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Militer > Prodi Sarjana Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 04:49 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 04:49 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7036 |
