KRISHNA MURTHI, ARYOGA (2024) HUBUNGAN AKTIVITAS MEROKOK TERHADAP NILAI VO2 MAX COOPER TEST PADA PRAJURIT TNI YONKES 1/1 KOSTRAD. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (421kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (864kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (556kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (570kB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (358kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (343kB)
Abstract
Latar Belakang: Merokok merupakan faktor risiko utama yang dapat memengaruhi kapasitas aerobik seseorang, termasuk prajurit TNI yang dituntut memiliki kebugaran fisik optimal. VO₂ max adalah indikator utama kebugaran kardiovaskular dan dapat diukur menggunakan Cooper Test. Namun, masih
terdapat perbedaan temuan mengenai sejauh mana riwayat merokok berpengaruh terhadap VO₂ max pada populasi prajurit TNI. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis hubungan antara riwayat merokok dengan nilai VO₂ max yang diperoleh melalui Cooper Test pada prajurit TNI. Metode: Penelitian ini
menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 204 prajurit TNI yang memiliki derajat merokok yang berbeda-beda. Data dikumpulkan melalui kuesioner riwayat merokok serta pengukuran VO₂
max menggunakan Cooper Test. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk melihat signifikansi. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel-variabel yang dianalisis. Nilai chi-square
yang diperoleh cukup besar (25.946 untuk Pearson Chi-Square dan 23.537 untuk Likelihood Ratio) dan nilai signifikansi (p-value) yang sangat kecil (kurang dari 0.05) untuk kedua uji ini mengindikasikan bahwa hubungan antara variabel
variabel tersebut sangat tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Kesimpulan: Riwayat merokok terbukti berdampak negatif terhadap kapasitas aerobik prajurit TNI, yang diukur melalui Cooper Test. Penurunan nilai VO₂ max pada perokok
menunjukkan bahwa merokok dapat menghambat performa fisik, yang berpotensi memengaruhi kesiapan operasional dan tugas lapangan prajurit. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih ketat dalam pengendalian kebiasaan merokok di
lingkungan militer serta program pembinaan fisik yang lebih intensif untuk meningkatkan kebugaran prajurit
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Merokok, VO₂ max, Cooper Test, Kebugaran Kardiovaskular, Prajurit TNI |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Militer > Prodi Sarjana Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 03:44 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 07:39 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7031 |
