IBNU HAKIM MUNAWAR, JUSTIN (2024) HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN KEBUGARAN JANTUNG PARU PADA KADET MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN COHORT 4 UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (403kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (814kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.
Download (592kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (689kB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (363kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (377kB)
Abstract
Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung dan paru, terutama bagi Kadet Mahasiswa yang dituntut memiliki kebugaran fisik optimal. Namun, belum diketahui apakah tingkat aktivitas fisik Kadet Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Cohort 4 Universitas Pertahanan Republik Indonesia sudah memenuhi standar kebugaran yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kebugaran jantung paru pada kadet mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 72 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat aktivitas fisik diukur menggunakan Bouchard Activity Diary, sedangkan kebugaran jantung paru dinilai berdasarkan
hasil tes lari 12 menit (Cooper Test) yang dikonversi menjadi nilai VO2max. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat aktivitas fisik
sedang (81,9%) dan berat (18,1%). Sebaran hasil kebugaran jantung paru menunjukkan bahwa 45,5% responden laki-laki memiliki VO2max dalam kategori sangat baik, sedangkan pada responden perempuan, kategori baik mendominasi (53,8%). Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan kebugaran jantung paru (r = 0,585, p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik, semakin baik
kebugaran jantung paru yang dimiliki. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan kebugaran jantung paru pada Kadet Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Cohort 4 Universitas Pertahanan
Republik Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertahankan aktivitas fisik yang optimal untuk meningkatkan kebugaran jantung paru.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | aktivitas fisik, kebugaran jantung paru, VO2max, Cooper Test, kadet mahasiswa. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine U Military Science > U Military Science (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Militer > Prodi Sarjana Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 04:48 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 06:59 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/6045 |
