ALFARISI SRIYANTO, AKHTAR (2024) Analisis Komparasi Algoritma Kompresi Bit pada Steganografi Media Citra untuk Keamanan Distribusi Informasi. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (444kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (676kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (383kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (387kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Dalam konteks pertahanan nasional, perlindungan data rahasia menjadi krusial akibat seringnya kebocoran data. Kemajuan pesat teknologi informasi memudahkan komunikasi efisien namun juga meningkatkan risiko pencurian data pribadi. Penelitian ini bertujuan mengkaji steganografi sebagai pendekatan yang efektif untuk menyembunyikan pesan sensitif tanpa menimbulkan kecurigaan. Dalam proses penyisipan, kompresi bit dilakukan terhadap data menggunakan salah satu algoritma kompresi yaitu Huffman Coding, Arithmetic Coding, Lempel-Ziv-Welch (LZW), J-bit Encoding, dan Deflate Compression, lalu dilanjutkan penyisipan ke medium menggunakan algoritma Least Significant Bit (LSB). Sebaliknya, pada saat proses ekstraksi, algoritma LSB digunakan untuk mengekstrak data dari medium yang kemudian didekompresi menggunakan algoritma yang sama dengan yang digunakan dalam proses penyisipan. Setelah menerapkan steganografi, pengukuran kinerja dilakukan terhadap algoritma kompresi bit dengan parameter waktu pengerjaan algoritma dan panjang data setelah kompresi. Skema steganografi ini diimplementasikan menggunakan Node.js sebagai aplikasi backend serta React Vite sebagai aplikasi frontend. Metode perbandingan eksponensial digunakan untuk menentukan algoritma dengan rasio kompresi terbaik, yaitu Deflate Compression dengan rasio 2.502 untuk 1 paragraf, 2.366 untuk 5 paragraf, dan 2.320 untuk 10 paragraf. Berdasarkan hasil pengukuran waktu encoding, algoritma LZW paling cepat untuk 1 paragraf (0.480 ms), J-bit Encoding untuk 5 paragraf (1.147 ms), dan Huffman Coding untuk 10 paragraf (2.295 ms). Untuk waktu decoding, RLE paling cepat untuk 1 paragraf (0.513 ms), LZW untuk 5 paragraf (1.319 ms), dan Huffman Coding untuk 10 paragraf (1.535 ms). Tidak ada algoritma yang secara konsisten unggul, namun LZW menunjukkan performa yang sangat baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Deflate Compression merupakan algoritma terbaik untuk kompresi data dalam pesan steganografi, dengan rasio kompresi unggul dan waktu pengerjaan yang sebanding. Hasil studi ini dapat digunakan untuk pengiriman pesan rahasia bagi instansi yang memerlukan keamanan dalam distribusi informasi.
Kata kunci: Distribusi Informasi, Steganografi, Kompresi Bit, Run-Length Encoding, Huffman Coding, Arithmetic Coding, Lempel-Ziv-Welch, J-bit Encoding, Deflate Compression
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan > Prodi Sarjana Informatika |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 06:24 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 06:24 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/4644 |
