EVALUASI PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA DI RUMAH SAKIT MOH. RIDWAN MEUREKSA

Rahman, Fatkhu (2024) EVALUASI PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA DI RUMAH SAKIT MOH. RIDWAN MEUREKSA. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan Republik Indonesia.

[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (983kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (608kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (411kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (400kB)
[thumbnail of HALAMAN AWAL] Text (HALAMAN AWAL)
HALAMAN AWAL.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (602kB)

Abstract

Penyakit infeksi adalah tantangan utama kesehatan global, terutama karena resistensi antimikroba yang mengancam efektivitas pengobatan, memperpanjang rawat inap, meningkatkan angka kematian, dan biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian resistensi antimikroba di Rumah Sakit Moh. Ridwan Meureksa nilai Mortalitas, Length of Stay (LOS), Durasi Penggunaan
Antibiotik, dan Defined Daily Dose (DDD) pada periode 2022 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain non-eksperimental dan pengumpulan data retrospektif. Data rekam medis pasien infeksi selama periode 2022-2023 dianalisis menggunakan metode deskriptif dan statistik. Penggunaan antibiotik yang meningkat dengan Seftriakson menjadi yang paling banyak digunakan, sesuai dengan profil resistensi yang berkembang. Angka kematian menurun dari 1,03% menjadi 0,84% dengan nilai signifikansi (p < 0,001), mengindikasikan peningkatan efektivitas pengendalian infeksi. Terjadi penurunan rata-rata LOS pasien secara bermakna (p < 0,001) dari 5,93 hari menjadi 3,72 hari,
menunjukkan efisiensi perawatan yang meningkat. Durasi penggunaan antibiotik berkurang dari 1018 hari menjadi 901 hari (p < 0,001), mencerminkan pengelolaan penggunaan antibiotik yang lebih rasional. Analisis DDD menunjukkan pola penggunaan antibiotik yang lebih efektif dan efisien, sesuai dengan rekomendasi pengendalian resistensi antimikroba. Pengendalian resistensi antimikroba di Rumah Sakit Moh. Ridwan Meureksa menunjukkan hasil positif dengan penurunan mortalitas dan LOS, serta penggunaan antibiotik yang lebih efisien.

Kata Kunci: Resistensi Antimikroba, Mortalitas, Length of Stay (LOS), Durasi Penggunaan Antibiotik, Defined Daily Dose (DDD)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi Militer > Prodi Sarjana Farmasi
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 24 Aug 2026 02:59
Last Modified: 24 Aug 2026 02:59
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/1411

Actions (login required)

View Item
View Item