PEMODELAN REGRESI SPATIALLY VARYING COEFFICIENTS DENGAN EIGENVECTOR SPATIAL FILTERING PADA TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA KABUPATEN/KOTA DI JAWA BARAT

ADITYA BRAMA PUTRA CAKRA NEGARA, I PUTU (2025) PEMODELAN REGRESI SPATIALLY VARYING COEFFICIENTS DENGAN EIGENVECTOR SPATIAL FILTERING PADA TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA KABUPATEN/KOTA DI JAWA BARAT. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.

[thumbnail of HALAMAN AWAL] Text (HALAMAN AWAL)
HALAMAN AWAL.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (434kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (638kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (563kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (421kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (325kB)

Abstract

Pemodelan spasial menjadi pendekatan krusial dalam mengkaji Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) karena mengakomodasi ketergantungan spasial dan heterogenitas wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan TPT di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat periode 2020–2024 dengan pendekatan regresi spasial menggunakan kombinasi metode Eigenvector Spatial Filtering (ESF) dan Spatially Varying Coefficients (SVC) melalui paket spmoran di RStudio. Model ESF digunakan untuk menurunkan autokorelasi spasial pada residual dengan menyisipkan eigenvector dari matriks bobot spasial, sedangkan model SVC menangkap variasi lokal dalam pengaruh variabel bebas terhadap TPT di setiap wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik berdasarkan evaluasi Moran’s I berturut-turut adalah ESF untuk masing-masing tahun. Beberapa variabel seperti Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga konstan 2010 (�6), jumlah penduduk miskin (�4), dan tinggi wilayah (�1 ) secara konsisten signifikan dan berpengaruh terhadap variasi TPT antar wilayah. Visualisasi spasial dari hasil prediksi model terbaik mengindikasikan bahwa wilayah utara dan barat Jawa Barat, seperti Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kota Depok, cenderung memiliki TPT tinggi, sedangkan wilayah selatan dan timur seperti Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya memiliki TPT lebih rendah. Temuan ini memperkuat urgensi penerapan analisis spasial dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan berbasis wilayah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ESF, Jawa Barat, Regresi Spasial, SVC,Tingkat Pengangguran Terbuka
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas MIPA Militer > Prodi Sarjana Matematika
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 02 Oct 2026 03:42
Last Modified: 02 Oct 2026 03:42
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7178

Actions (login required)

View Item
View Item