DAMPAK IKLIM TERHADAP INDEKS EKONOMI BIRU: PEMODELAN STATISTICAL DOWNSCALING PADA REGRESI SPATIO-TEMPORAL BAYESIAN DI PULAU SUMATERA

CHRISTINA, ATHALIA (2025) DAMPAK IKLIM TERHADAP INDEKS EKONOMI BIRU: PEMODELAN STATISTICAL DOWNSCALING PADA REGRESI SPATIO-TEMPORAL BAYESIAN DI PULAU SUMATERA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.

[thumbnail of HALAMAN AWAL] Text (HALAMAN AWAL)
HALAMAN AWAL.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (330kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf

Download (669kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (382kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (444kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (361kB)

Abstract

Pulau Sumatera menghadapi tantangan dalam mengelola potensi ekonomi biru yang tercermin dari nilai Indonesia’s Blue Economy Index (IBEI) pada tingkat provinsi yang masih berada di bawah rata-rata nasional. Sementara itu, perubahan iklim global dengan dinamika spasial, temporal, dan regional berpengaruh
terhadap keberlanjutan ekonomi biru. Namun, kajian kuantitatif ekonomi biru pada tingkat kabupaten dan kota dengan pendekatan spatio-temporal yang melibatkan pengaruh iklim global belum dilakukan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan menyusun Indeks Ekonomi Biru (IEB) di 154 kabupaten dan kota Pulau Sumatera yang disusun menggunakan 38 variabel dari tiga dimensi, yaitu lingkungan, ekonomi, dan sosial. Selain itu, diidentifikasi faktor iklim global yang berpengaruh
signifikan terhadap IEB dari tahun 2019 hingga 2022 melalui pemodelan statistical downscaling (SD) pada regresi spatio-temporal Bayesian. SD menggunakan data iklim global sebagai prediktor lokal melalui pemodelan statistik. Penelitian ini
menggunakan respons berupa IEB yang berdistribusi lognormal dengan tiga variabel prediktor hasil reduksi dimensi iklim global menggunakan metode PCA. Berdasarkan hasil perhitungan, IEB berkisar antara 2,545 dan 39,020 dengan Kota Medan dan Kota Subulussalam memiliki rata-rata tertinggi (34,532) dan terendah
(5,539). Model regresi spatio-temporal Bayesian menggunakan model parametrik serta nonparametrik tanpa interaksi dan dengan empat jenis interaksi. Penentuan model regresi terbaik menggunakan Watanabe-Akaike Information Criterion (WAIC). Model terbaik dengan nilai WAIC terkecil (2.973,13) adalah model
nonparametrik dengan interaksi tidak terstruktur spatiotemporal yang menunjukkan bahwa suhu kulit, tekanan udara permukaan laut, dan presipitasi berpengaruh signifikan terhadap IEB. Hasil analisis spasial menunjukkan bahwa IEB lebih dipengaruhi oleh karakteristik unik wilayah daripada faktor ketetanggaan.
Sedangkan hasil analisis temporal menunjukkan IEB mengalami penurunan pada 2021 dan kenaikan pada 2022. Sementara itu, hasil analisis interaksi spatiotemporal menunjukkan bahwa Pulau Sumatera tidak memiliki wilayah dengan tren IEB konstan selama periode empat tahun tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Indeks Ekonomi Biru; statistical downscaling; PCA; inferensi Bayesian; regresi spatio-temporal
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Divisions: Fakultas MIPA Militer > Prodi Sarjana Matematika
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 02 Oct 2026 01:18
Last Modified: 02 Oct 2026 01:18
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7169

Actions (login required)

View Item
View Item