PUTRI ANNETA, GAMELIA (2025) UJI EFEKTIVITAS WOUND HEALING HIDROGEL YANG MENGANDUNG EKSTRAK DAUN SENGGANI (Melastoma malabathricum) SECARA IN VITRO SEBAGAI PENDUKUNG KETAHANAN NASIONAL DI BIDANG KESEHATAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (315kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (907kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (500kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (801kB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (282kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (338kB)
Abstract
Hidrogel yang mengandung ekstrak daun senggani (Melastoma malabathricum) menunjukkan potensi yang signifikan sebagai agen penyembuhan luka, yang disebabkan oleh kemampuan hidrogel untuk mempertahankan kelembapan di lokasi luka dan senyawa aktif dalam ekstrak tumbuhan yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas hidrogel yang mengandung konsentrasi berbeda dari ekstrak daun senggani pada
penyembuhan luka in vitro menggunakan sel fibroblas.
Penelitian ini menggunakan dua metode penilaian: uji goresan luka dan Uji Microculture Tetrazolium Technique (MTT). Uji wound scratch digunakan untuk menilai migrasi sel sebagai indikator penutupan luka. Uji MTT digunakan untuk menilai tingkat toksisitas ekstrak herbal. Penelitian ini menggunakan empat konsentrasi ekstrak herbal: 0 µg/mL, 25 µg/mL, 50 µg/mL, dan 75 µg/mL, serta kelompok kontrol yang
menggunakan media DMEM saja, tanpa hidrogel atau ekstrak. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi ideal untuk penyembuhan luka adalah 50 µg/mL, menghasilkan persentase penutupan luka 19,5% pada 24 jam dan 29,2% pada 48 jam dalam uji goresan luka, dengan persentase viabilitas sel 125% pada 24 jam dan 109% pada 48 jam dalam uji MTT. Konsentrasi ini dianggap tepat karena menghasilkan persentase yang konsisten dalam uji goresan luka dan uji MTT pada 24 dan 48
jam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fibroblas; hidrogel; MTT; penyembuhan luka; Senggani; wound scratch |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas MIPA Militer > Prodi Sarjana Biologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 01:59 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 07:53 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7091 |
