ENRYO CITAMA SARAGIH, MORGAN (2025) HUBUNGAN RIWAYAT MEROKOK DENGAN PERBAIKAN GAMBARAN LESI FOTO TORAKS SETELAH PENGOBATAN 6 BULAN PADA PASIEN TBC PARU DI RUMAH SAKIT CITAMA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2023. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (400kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (625kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (500kB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (260kB)
LAMPIRAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (391kB)
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis paru (TBC paru) merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi permasalahan kesehatan global, termasuk di Indonesia, yang memiliki angka kejadian tinggi. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap
perjalanan penyakit dan respons pengobatan TBC adalah kebiasaan merokok. Merokok dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan memengaruhi proses penyembuhan lesi paru setelah pengobatan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan antara riwayat merokok dengan perbaikan gambaran lesi pada foto toraks setelah terapi TBC selama enam bulan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara riwayat merokok dengan perbaikan gambaran lesi foto toraks setelah pengobatan enam bulan pada pasien TBC paru di Rumah Sakit Citama, Kabupaten Bogor, tahun 2023. Metode: Metode
penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan
desain pengambilan data secara cross-sectional. Data dikumpulkan dari rekam
medis serta kuisioner riwayat merokok pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan
dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa mayoritas pasien dengan riwayat merokok ringan mengalami perbaikan gambaran lesi toraks yang lebih baik dibandingkan dengan pasien yang memiliki riwayat merokok sedang atau berat. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa riwayat merokok berpengaruh terhadap perbaikan lesi toraks setelah pengobatan enam bulan, dengan tingkat perbaikan yang lebih baik pada pasien yang tidak merokok atau memiliki riwayat merokok ringan. Oleh karena itu, intervensi untuk menghentikan kebiasaan merokok perlu menjadi bagian dari strategi penanganan TBC paru guna meningkatkan efektivitas pengobatan dan prognosis pasien.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuberkulosis paru, riwayat merokok, foto toraks, perbaikan lesi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Militer > Prodi Sarjana Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:15 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:15 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7054 |
