DANIEL PASARIBU, HILLBER (2024) HUBUNGAN TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK TERHADAP PERBAIKAN KAKI DIABETIK DI RSAL DR. MINTOHARDJO. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (9MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (328kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (608kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (475kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (411kB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (286kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (372kB)
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang memiliki prevalensi tinggi secara global. Salah satu komplikasi serius dari DM adalah kaki diabetik, yang dapat menyebabkan morbiditas dan risiko amputasi yang signifikan.
Di Indonesia, sekitar 15% pasien DM mengalami kaki diabetik, dengan angka amputasi mencapai 30%. Terapi Oksigen Hiperbarik (TOHB) merupakan modalitas terapi tambahan yang bertujuan meningkatkan oksigenasi jaringan, angiogenesis,
dan penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas TOHB terhadap perbaikan kaki diabetik berdasarkan skor Wagner. Penelitian ini menggunakan desain observasional retrospektif dengan data sekunder yang
diambil dari rekam medis pasien di RSAL dr. Mintohardjo pada periode 2021–2024. Sebanyak 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan uji statistik Friedman dan Wilcoxon untuk mengevaluasi perubahan derajat keparahan kaki diabetik sebelum dan sesudah terapi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara TOHB dan perbaikan kaki diabetik (p < 0,001). Pasien yang menjalani ≥10 sesi terapi menunjukkan peningkatan bermakna pada
skor Wagner dibandingkan kelompok dengan jumlah sesi lebih sedikit (p < 0,001). Temuan ini mengonfirmasi bahwa TOHB memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan derajat keparahan kaki diabetik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara TOHB terhadap perbaikan kaki diabetik pada pasien di RSAL dr. Mintohardjo, serta perbaikan kaki diabetik mulai terlihat ketika
pasien menjalani lebih dari 10 kali sesi terapi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi Oksigen Hiperbarik, Terapi Tambahan, Kaki Diabetik |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Militer > Prodi Sarjana Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 00:54 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 04:30 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7045 |
