SUGIH ARTO, SASTHA (2025) DESAIN VAKSIN MULTI-EPITOPE MALARIA Plasmodium vivax SECARA IMUNOINFORMATIKA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (4MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (459kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (841kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (382kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (669kB)
DAFTAR PUSAKA.pdf
Download (569kB)
Abstract
Malaria Plasmodium vivax merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi permasalahan kesehatan global. Meskipun Tidak separah P. falciparum, P. vivax adalah spesies malaria dengan penyebaran geografis paling luas dan mampu membentuk hipnozoit yang menyebabkan infeksi berulang. Keterbatasan pengobatan pada individu dengan defisiensi G6PD dan meningkatnya resistensi terhadap klorokuin turut memperumit
penanganan. Hingga saat ini, belum ada vaksin P. vivax yang disetujui oleh WHO, meskipun beberapa kandidat telah mencapai tahap uji klinis. Oleh karena itu, pendekatan imunoinformatika menjadi alternatif penting karena
dapat mempercepat perancangan vaksin secara efisien dan terarah. Penelitian ini bertujuan merancang vaksin multi-epitope P. vivax secara in silico. Epitope sel T dan B diprediksi dari protein SPECT1, Subtilisin, MSP1, dan AP2 menggunakan server IEDB, Pemilihan protein tersebut
bedasarkan seleksi di UniProt. Epitope yang telah diprediksi diseleksi berdasarkan antigenisitas, alergenisitas, toksisitas, dan imunogenisitas. Epitope disusun dengan adjuvan Flagellin serta linker AAY, GPGPG, dan
KK. Struktur tersier diprediksi menggunakan AlphaFold dan divalidasi melalui analisis pLDDT dan pTM. Interaksi vaksin dengan TLR5, dan TLR9 dianalisis menggunakan docking protein. Optimasi kodon dan in silico cloning dilakukan ke dalam vektor ekspresi E. coli pET-28a(+), serta respons imun disimulasikan dengan C-ImmSim. Hasil menunjukkan bahwa
vaksin memiliki sifat antigenik, non-alergenik, non-toksik, dan imunogenik dengan cakupan HLA yang luas. Kompleks vaksin-TLR menunjukkan ikatan yang kuat, dan simulasi imun memperlihatkan aktivasi sel B dan T, produksi antibodi (IgM dan IgG), serta populasi Makrofag dan sel NK
sebagai pertahanan imunitas bawaan. Desain vaksin multi-epitope ini berpotensi menjadi kandidat awal vaksin P. vivax yang dapat dikembangkan lebih lanjut secara eksperimental.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Plasmodium vivax, vaksin multi-epitope, imunoinformatika, TLR, simulasi imun. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi Militer > Prodi Sarjana Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 01:41 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 01:41 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/7012 |
