PASCA PRADANA, F.JOSSE (2025) UJI KUALITAS PRODUK HASIL DISPENSING SEDIAAN INJEKSI STERIL SEFTRIAKSON DI RSPPN SOEDIRMAN KEMHAN. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (363kB)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (728kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (425kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (1MB)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (358kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.
Download (2MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (460kB)
Abstract
Dispensing sediaan injeksi steril memerlukan penerapan teknik aseptis dan kontrol mutu yang ketat untuk menjaga sterilitas dan stabilitas obat. Seftriakson merupakan antibiotik spektrum luas yang sering digunakan di rumah sakit dan sangat rentan terhadap degradasi serta kontaminasi mikroba jika tidak ditangani dengan benar. Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas hasil dispensing
sediaan injeksi seftriakson di RSPPN Soedirman Kemhan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif secara prospektif, meliputi uji sterilitas menggunakan metode inokulasi langsung pada media SCDM dan FTM,
sedangkan stabilitas dievaluasi melalui pengukuran kadar seftriakson menggunakan spektrofotometer UV-Vis serta pengukuran pH secara periodik. Hasil uji menunjukkan adanya kontaminasi mikroba pada seluruh batch uji, yang didominasi oleh pertumbuhan bakteri anaerob dan fungi. Kadar seftriakson menurun signifikan hingga di bawah 90% setelah 2-4 jam penyimpanan. Nilai pH tidak menunjukkan perubahan yang berarti dalam 24 jam. Analisis hubungan menunjukkan bahwa penurunan sterilitas berasosiasi kuat dengan penurunan
kadar (p < 0,001) tetapi tidak pada perubahan pH (p = 0,372). Kualitas sediaan seftriakson hasil dispensing di RSPPN Soedirman belum sepenuhnya memenuhi standar sterilitas dan stabilitas. Temuan ini menekankan pentingnya optimalisasi clean room, penggunaan LAF yang memadai, serta penerapan dan pengawasan teknik aseptis yang ketat untuk menjamin mutu dan keamanan terapi parenteral di rumah sakit.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | aseptik dispensing, injeksi seftriakson, kontaminasi mikroba, sterilitas, stabilitas |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi Militer > Prodi Sarjana Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 08:19 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 08:19 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/6993 |
