PROFIL METABOLIT SEKUNDER DAN IDENTIFIKASI GEN 16S rRNA BAKTERI SIMBION NUDIBRANCH KEPULAUAN RAJA AMPAT PENGHASIL ANTIMIKROBA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN NASIONAL

NAUFAL AFLAH, MUHAMMAD (2024) PROFIL METABOLIT SEKUNDER DAN IDENTIFIKASI GEN 16S rRNA BAKTERI SIMBION NUDIBRANCH KEPULAUAN RAJA AMPAT PENGHASIL ANTIMIKROBA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN NASIONAL. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan RI.

[thumbnail of HALAMAN AWAL] Text (HALAMAN AWAL)
HALAMAN AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (391kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (634kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (573kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (363kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (604kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan penyebab morbiditas dan mortalitas tertinggi di dunia. Penggunaan antibiotik mengalami peningkatan sejalan dengan semakin banyaknya infeksi yang disebabkan oleh mikroba patogen. Mikroba penyebab infeksi memiliki kemampuan beradaptasi terhadap toksisitas antimikroba yang mengakibatkan resistan. Eksplorasi kandidat senyawa antimikroba alami yang baru dengan efek samping yang minimal perlu dilakukan untuk menangani permasalahan strain yang resistan terhadap antimikroba sebelumnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik, aktivitas antimikroba, dan jenis bakteri. Identifikasi fenotip dilakukan berdasarkan pengamatan makroskopis morfologi koloni dan pengamatan mikroskopis dilakukan dengan pewarnaan Gram. Skrining awal menggunakan metode agar plug diffusion. Skrining kedua menggunakan pendekatan One Strain Many Compound (OSMAC). Identifikasi molekuler isolat bakteri simbion dilakukan berdasarkan gen 16S rRNA. Berdasarkan hasil pengamatan, seluruh isolat bakteri simbion yang diperoleh termasuk Gram positif dan didominasi morfologi sel yang berbentuk batang. Dua isolat menunjukkan potensi aktivitas antimikroba tertinggi yaitu isolat kode RAND 3.3 (3A) dan RAND 3.3 (12D). Crude extract etil asetat isolat kode RAND 3.3 (3A) dan RAND 3.3 (12D) berspektrum luas karena memiliki aktivitas antimikroba terhadap bakteri uji Gram positif, Gram negatif, dan jamur patogen yang
digunakan. Identifikasi molekuler berdasarkan gen 16S rRNA diketahui isolat kode RAND 3.3 (3A) adalah Bacillus paranthracis strain Mn5(T) dan isolat kode RAND 3.3 (12D) merupakan Dermacoccus abyssi strain MT1.1(T). Karakteristik metabolit sekunder yang dihasilkan dari kedua isolat terpilih berpotensi sebagai senyawa antibakteri dan antimikroba antara lain senyawa dari golongan alkaloid, alkana, alkena, asam lemak, asam lemak tidak jenuh, benzena, ester, fenol, dan terpenoid.

Kata Kunci: Antimikroba, Bakteri simbion, Kepulauan Raja Ampat, Nudibranch

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas MIPA Militer > Prodi Sarjana Biologi
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 26 Aug 2026 01:36
Last Modified: 26 Aug 2026 01:36
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/2358

Actions (login required)

View Item
View Item