KUSUMA WARDANI, INDAH (2024) ISOLASI ENZIM ALGINAT LIASE BAKTERI ASOSIASI NUDIBRANCHIA DARI PERAIRAN KAPOPOSAN, SULAWESI UTARA SEBAGAI KANDIDAT ANTI BIOFILM UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN NASIONAL. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (401kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (811kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (575kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (897kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (625kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penyakit infeksi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Adanya resistensi mikroba terhadap antibiotik menyebabkan penyakit infeksi akan lebih parah. Salah satu penyakit yang sulit diobati akibat adanya biofilm adalah cystic fibrosis. Cyctic fibrosis merupakan penyakit genetik autosomal yang rentan terhadap infeksi bakteri patogen. Bakteri patogen yang ditemukan pada paru-paru penderita cystic fibrosis bervariasi sesuai dengan usia penderita, paling sering dijumpai yaitu Staphylococcus aureus dan Pseudomonas
aeruginosa. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa enzim alginat liase memiliki kemampuan mendegradasi biofilm dan meningkatkan efektivitas antibiotik. Pencarian sumber alginat liase baru diperlukan untuk mencukupi kebutuhan agen antibiofilm. Beberapa asosiasi bakteri nudibranchia seperti
Bacillus sp, Staphylococcus sp, dan spesies lainnya diperkirakan mampu menghasilkan enzim alginat liase, sehingga berpotensi sebagai kandidat senyawa anti biofilm yang dapat mengatasi penyakit infeksi bakteri dalam memperkuat ketahanan di bidang kesehatan nasional. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bakteri asosiasi nudibranchia yang dapat menghasilkan enzim alginat liase,
mengetahui aktivitas enzim alginat liase dalam mendegradasi biofilm, dan mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk produksi enzim yang menghasilkan aktivitas enzim alginat liase tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat
KNE 3 Koloni 5C (7C) memiliki aktivitas enzim alginat liase yang ditandai dengan adanya zona bening disekitar enzim. Enzim alginat liase yang dihasilkan oleh isolat KNE 3 Koloni 5C (7C) memiliki kemampuan untuk mendegradasi dan menghambat pembentukan biofilm pada bakteri Pseudomonas aeruginosa dan
Staphylococcus aureus. Hasil molekuler menunjukkan bahwa isolat KNE 3 Koloni 5C (7C) memiliki kemiripan dengan Bacillus tequilensis, Sehingga isolat KNE 3 Koloni 5C dijadikan sebagai kandidat senyawa antibiofilm.
Kata kunci : Antibiofilm, Bakteri asosiasi, Enzim alginat liase
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Fakultas MIPA Militer > Prodi Sarjana Biologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 01:12 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 01:12 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/2356 |
