EVALUASI PENGGUNAAN HUMAN ALBUMIN SOLUTION (HAS) PADA PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CIBINONG TAHUN 2023

IQBAL RAYHAN, NIZAM (2024) EVALUASI PENGGUNAAN HUMAN ALBUMIN SOLUTION (HAS) PADA PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CIBINONG TAHUN 2023. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan RI.

[thumbnail of HALAMAN AWAL.pdf] Text
HALAMAN AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (385kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (438kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (961kB)

Abstract

Penggunaan infus Human Albumin Solution (HAS) masih tergolong kontroversial karena kurangnya pedoman yang kuat sehingga berisiko terjadi penggunaan yang tidak tepat. Penggunaan infus HAS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong pada tahun 2023 sebanyak 1268 botol atau senilai kurang lebih 1,5 miliar rupiah. Tingginya penggunaan dapat menyebabkan tingginya kemungkinan terjadi penggunaan yang kurang tepat. Selain itu, belum terdapat data yang membahas penggunaan infus HAS di RSUD Cibinong. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh data gambaran, rasionalitas penggunaan dan signifikansi peningkatan kadar albumin dalam darah pasien setelah penggunaan terapi infus HAS di RSUD Cibinong. Penelitian ini dilakukan secara studi cross-sectional dengan metode deskriptif kuantitatif. Data yang diambil yaitu data sekunder berupa rekam medis pasien yang dirawat inap dalam kurun waktu tahun 2023 sebanyak 238 sampel. Didapatkan pasien pengguna infus HAS paling banyak adalah pasien tuberkulosis (15,5%) dengan penyakit penyerta terbesar adalah hipoalbuminemia (70,2%). 66,44% penggunaan infus HAS dilakukan secara tepat indikasi maupun dosis. Hasil uji signifikansi secara statistik pada peningkatan kadar albumin pasien menunjukkan nilai yang memenuhi batas keberterimaan (p-value<0,05), sehingga peningkatan kadar dinilai signifikan.

Kata kunci: Infus Albumin, RSUD Cibinong, Uji Signifikansi, Hipoalbuminemia

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi Militer > Prodi Sarjana Farmasi
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 24 Aug 2026 08:28
Last Modified: 24 Aug 2026 08:28
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/2347

Actions (login required)

View Item
View Item