FORMULASI SUPERPOROUS HYDROGEL DENGAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA SEDIAAN KAPSUL UNTUK PRAJURIT TNI

RAIHAN ZULFIKAR, MUHAMMAD (2024) FORMULASI SUPERPOROUS HYDROGEL DENGAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA SEDIAAN KAPSUL UNTUK PRAJURIT TNI. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan Republik Indonesia.

[thumbnail of HALAMAN AWAL.pdf] Text
HALAMAN AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (933kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (573kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (694kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dituntut untuk memiliki fisik prima dalam mempertahankan negara. Hal ini dapat dicapai dengan nutrisi optimal. Akan tetapi, nutrisi prajurit TNI seringkali tidak terpenuhi karena situasi
pertempuran yang dinamis. Kelor (Moringa oleifera Lam.) merupakan tanaman yang kaya nutrisi dan berpotensi diformulasikan dalam sediaan farmasi. Pada penelitian ini, ekstrak daun kelor diformulasikan dalam sediaan kapsul Superporous Hydrogel (SPH) untuk pemenuhan nutrisi dan efek kenyang yang memanfaatkan mekanoreseptor lambung. SPH hibrid Kitosan/PVA dengan tipe jaringan interprenetasi (IPN) dipreparasikan dengan metode gas foaming menggunakan glioksal sebagai pengikat silang. Tiga formula dibuat dengan
variasi kitosan 2%, 4%, dan 6%. SPH dibuat menggunakan freeze dryer untuk pembentukan pori dan dihancurkan menjadi granul yang dimasukkan ke dalam kapsul. Evaluasi swelling, floating, densitas, dan porositas dianalisis secara statistik. Evaluasi lain yang dilakukan adalah sifat alir, keseragaman bobot, waktu hancur, kadar protein, distrisbusi ukuran partikel, dan susut pengeringan. Perbedaan konsentrasi kitosan berpengaruh secara signifikan pada swelling dan floating serta tidak berpengaruh signifikan pada porositas dan densitas. Formula 1 menghasilkan SPH terbaik dengan swelling ratio 0,37, swelling time 20 menit,
densitas 0,88 kg/l, porositas 0,41, floating 300 menit, waktu alir 16,2 g/s, sudut diam 32,07o, waktu hancur 9 menit, bobot seragam, dan kadar protein 1,25%. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk meneliti efek kenyang sediaan kapsul SPH dengan ekstrak daun kelor secara in vivo.

Kata kunci: superporous hydrogel, Moringa oleifera Lam., kitosan, jaringan interprenetasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi Militer > Prodi Sarjana Farmasi
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 24 Aug 2026 06:47
Last Modified: 24 Aug 2026 06:47
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/2338

Actions (login required)

View Item
View Item