STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT DI DESA SUKAWENING, DRAMAGA BOGOR SEBAGAI UPAYA KETAHANAN SUMBER DAYA GENETIK

AZZAHRA, ANNISA (2024) STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT DI DESA SUKAWENING, DRAMAGA BOGOR SEBAGAI UPAYA KETAHANAN SUMBER DAYA GENETIK. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PERTAHANAN RI.

[thumbnail of HALAMAN AWAL] Text (HALAMAN AWAL)
HALAMAN AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (934kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (922kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (896kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (980kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (995kB)

Abstract

Tumbuhan obat sejak dahulu sudah dimanfaatkan oleh manusia sebagai obat tradisional, terutama oleh masyarakat di daerah pedalaman. Seiring perkembangan zaman, masyarakat lebih sering menggunakan obat-obatan kimia yang banyak dijual di warung atau apotek terdekat sehingga menyebabkan pengetahuan lokal tentang tumbuhan obat semakin menurun dan pemanfaatan
tumbuhan tersebut juga mulai tergerus. Hal ini dapat mengancam keberadaan tumbuhan tersebut dan mengalami erosi genetik. Oleh karena itu, diperlukan upaya budidaya untuk menanggulangi kepunahan spesies tumbuhan dan pelestarian pengetahuan melalui studi etnobotani. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies dan pemanfaatan tumbuhan obat serta potensi keanekaragaman tumbuhan obat di Desa Sukawening. Penelitian dilaksanakan selama empat bulan (September-Oktober) di Desa Sukawening. Metode penelitian
yang digunakan yaitu menggabungkan teknik snowball sampling dan purposive sampling serta teknik wawancara semi terstruktur. Berdasarkan hasil wawancara diketahui sebanyak 49 spesies tumbuhan dimanfaatkan masyarakat Desa Sukawening yang didominasi dari famili Asteraceae (tujuh spesies). Masyarakat Desa Sukawening paling banyak menggunakan tumbuhan obat yang berhabitus herba (17 spesies) dan bagian tumbuhan daun (34 spesies). Tumbuhan sering diolah dengan cara direbus (28 spesies) dan penggunaan tumbuhan tersebut
paling banyak dengan cara diminum (35 spesies). Terdapat dua tumbuhan yang memiliki banyak khasiat sebagai obat yaitu kunyit (Curcuma longa) dan babadotan (Ageratum conyzoides) dengan nilai kegunaan masing-masing 0.23 dan 0.20. Masyarakat Desa Sukawening membudidayakan tumbuhan obat sebanyak 26 spesies sehingga menunjukkan bahwa masyarakat masih melestarikan pengetahuan dan tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat sehingga mempertahankan sumber daya genetik.

Kata Kunci : Asteraceae, Desa Sukawening, etnobotani, pengetahuan tradisional, tumbuhan obat:

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas MIPA Militer > Prodi Sarjana Biologi
Depositing User: Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id
Date Deposited: 24 Aug 2026 05:06
Last Modified: 24 Aug 2026 05:06
URI: http://repo.idu.ac.id/id/eprint/2332

Actions (login required)

View Item
View Item