DEVA ADELLA PUTRI, ANGELINA (2024) PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL AKAR KELOR (Moringa oleifera Lam.) HASIL MASERASI DAN REFLUKS TERHADAP Salmonella typhi. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan RI.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (701kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (654kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (718kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Meningkatnya kasus Multidrug-resistant Salmonella typhi (MDRST) dan Extensively drug- resistant Salmonella typhi (XDRST) menyebabkan keterbatasan pilihan antibiotik yang tersedia untuk pasien demam tifoid. Sebanyak 95% bahan
baku obat masih diimpor dari negara asing, sehingga perlu dikembangkan obat baru untuk Salmonella typhi dengan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. Tanaman kelor (Moringa oleifera Lam.) adalah tanaman obat Indonesia yang memiliki aktivitas antibakteri. Akar kelor telah teruji mampu mencegah pertumbuhan beberapa bakteri gram negatif seperti Escherichia coli, Klebsiella pneumonia, dan Pseudomonas aeruginosa secara bermakna, namun belum ada pengujian terhadap Salmonella typhi. Tujuan penelitian ini yakni menguji aktivitas antibakteri ekstrak akar kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi secara in-vitro dengan metode difusi cakram. Akar kelor diekstraksi menggunakan dua metode yang berbeda yakni metode
maserasi dan refluks dengan pelarut etanol 96%. Hal ini bertujuan untuk membandingkan kandungan senyawa dan aktivitas antibakteri dari ekstrak yang diperoleh. Hasil penelitian berupa penapisan fitokimia dan diameter zona hambat yang mengindikasikan efektivitas penghambatan pertumbuhan bakteri. Ektrak akar kelor dari kedua metode memiliki aktivitas antibakteri yang sebanding dengan
kontrol positif kloramfenikol pada konsentrasi 100%, 80%, dan 60%. Namun, terdapat perbedaan kandungan senyawa alkaloid yang tidak dimiliki pada ekstrak hasil refluks. Hasil ini dapat menjadi uji pendahuluan yang menunjukkan bahwa ekstrak akar kelor (Moringa oleifera Lam.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi dan menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut.
Kata Kunci: Salmonella typhi, aktivitas antibakteri, akar Moringa oleifera Lam., difusi cakram, diameter zona hambat
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi Militer > Prodi Sarjana Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:28 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:28 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/153 |
