Sandy, Kurnia (2024) PENGEMBANGAN DAN VALIDASI METODE ANALISIS PRIMAKUIN DALAM DRIED BLOOD SPOT MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA ULTRA TINGGI TANDEM SPEKTROMETRI MASSA DALAM RANGKA MENDUKUNG KETAHANAN KESEHATAN NASIONAL. Undergraduate thesis, Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
HALAMAN AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (307kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (670kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (411kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (987kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (297kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (365kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Primakuin merupakan obat yang digunakan secara luas untuk mengatasi dan mencegah infeksi parasit malaria. Primakuin dapat menyebabkan toksisitas hemolitik pada pasien dengan defisiensi enzim G6PD. Penelitian ini melakukan pengumpulan sampel menggunakan metode Dried Blood Spot (DBS) yang memiliki kelebihan dalam volume sampel yang kecil dan kemudahan pengambilan sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode analisis yang sensitif, selektif, dan tervalidasi menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Ultra Tinggi – tandem Spektrometri Massa (KCKUT-SM/SM). Analisis primakuin dilakukan dengan Kolom Acquity UPLC BEH C18 Waters (2,1 × 100 mm; 1,7 μm). Matriks yang digunakan berupa darah dalam Dried Blood Spot (DBS) dengan baku dalam klorokuin. Kondisi optimum didapatkan dengan fase gerak yang digunakan adalah kombinasi Metanol-Asam formiat 0,1% dengan perbandingan (30:70) secara gradient dengan laju alir 0,1 ml/menit selama 8 menit dengan deteksi spektrometri massa dengan ESI+ dan MRM dengan nilai transisi m/z 260,03 -> 243,15 untuk Primakuin dan 320,03 -> 247,10 untuk
klorokuin. Preparasi sampel primakuin dalam Dried Blood Spot (DBS) telah dioptimasi dengan penambahan 50 µL NaOH 2 M dan larutan pengekstraksi dietil eter dengan volume 400 µL. Pengembangan metode ini telah tervalidasi berdasarkan Panduan EMA (European Medicine Agency) 2023 dan FDA (Food and Drug Administration) 2018 memperoleh batas kuantifikasi lebih rendah (LLOQ) sebesar 5,0 ng/mL dengan rentang kurva kalibrasi 5,0-200 ng/ml.
Kata kunci: Malaria, Primakuin, Dried Blood Spot, KCKUT-SM/SM
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi Militer > Prodi Sarjana Farmasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email unhanperpus@idu.ac.id |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 03:49 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 03:49 |
| URI: | http://repo.idu.ac.id/id/eprint/1417 |
